Meriahkan Hagi ke-156, Disdagin Sukabumi Gelar Festival Kopi II 2026: Dongkrak Penjualan hingga Mancanegara
PEDOMANRAKYAT.NET ||SUKABUMI – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi yang ke-156, Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kabupaten Sukabumi kembali menggelar ajang bergengsi, Festival Kopi II Kabupaten Sukabumi 2026. Acara yang berlangsung pada 3–4 September 2026 ini menjadi momentum strategis untuk kembali mengangkat citra kopi sebagai produk unggulan daerah, khususnya varian "Kopi Mubarokah" yang kian mendunia.
Kopi Mubarokah: Primadona Baru Bumi Sukabumi
Kabupaten Sukabumi tidak hanya dikenal dengan tehnya, tetapi kini kopi telah menjadi ikon baru kebanggaan daerah. Melalui festival dua hari ini, Disdagin berupaya memperkuat posisi kopi Sukabumi, terutama jenis Mubarokah, di pasar nasional maupun internasional. Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pameran produk, uji cita rasa (cupping), hingga sesi bisnis matching antara petani, pengolah, dan pembeli.
Dukungan Penuh Pelaku Usaha Lokal
Kehadiran festival ini mendapat respons positif dari para pelaku usaha kopi lokal. Salah satu tokoh yang hadir dan memberikan tanggapan adalah Teh Hany, pemilik merek Kopi Kawani. Bagi Teh Hany, keberadaan festival ini sangat membantu dalam memperluas jaringan dan meningkatkan visibilitas brand kopi lokal.
"Adanya festival ini sangat membantu kami sebagai pelaku usaha. Ini adalah wadah yang tepat untuk bertemu dengan konsumen langsung dan mitra potensial," ungkap Teh Hany saat ditemui di sela-sela kesibukannya mengikuti rangkaian acara Festival Kopi II Kabupaten Sukabumi.
Strategi Digital: Dari Instagram hingga Pasar Global
Teh Hany juga berbagi kisah suksesmengenai strategi pemasaran yang diterapkannya. Di era digital ini, ia tidak hanya mengandalkan penjualan konvensional di lokasi festival, tetapi juga gencar melakukan promosi secara daring.
"Kami sedang melaksanakan promosi dan penjualan melalui via online, baik melalui media sosial seperti Instagram maupun platform digital lainnya. Alhamdulillah, antusiasme sangat tinggi. Penjualan kami bahkan sudah tembus sampai ke luar negeri," jelasnya dengan bangga.
Keberhasilan Kopi Kawani menembus pasar ekspor menjadi bukti bahwa kualitas kopi Sukabumi mampu bersaing di tingkat global. Hal ini sejalan dengan tujuan diselenggarakannya festival, yaitu mendorong UMKM lokal untuk berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas pasar.
Harapan Ke Depan
Dengan diselenggarakannya Festival Kopi II ini, Pemkab Sukabumi berharap dapat terus meningkatkan kesejahteraan petani dan pengolah kopi. Perayaan Hagi ke-156 ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret untuk membangun ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Kolaborasi antara pemerintah melalui Disdagin dan pelaku usaha seperti Teh Hany diharapkan terus terjalin erat, sehingga kopi Sukabumi, khususnya Kopi Mubarokah, semakin harum namanya dan membawa kemakmuran bagi masyarakat setempat.
(Dimas setiawan)


